Rawa Pening (“pening” berasal dari “bening”) adalah danau sekaligus tempat wisata air di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Dengan luas 2.670 hektare ia menempati wilayah Kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru. Rawa Pening terletak di cekungan terendah lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran.

Danau ini mengalami pendangkalan yang pesat. Pernah menjadi tempat mencari ikan, kini hampir seluruh permukaan rawa ini tertutup eceng gondok. Gulma ini juga sudah menutupi Sungai Tuntang, terutama di bagian hulu. Usaha mengatasi spesies invasif ini dilakukan dengan melakukan pembersihan serta pelatihan pemanfaatan eceng gondok dalam kerajinan, namun tekanan populasi tumbuhan ini sangat tinggi.

Menurut legenda, Rawa Pening terbentuk dari muntahan air yang mengalir dari bekas cabutan lidi yang dilakukan oleh Baru Klinthing. Cerita Baru Klinthing yang berubah menjadi anak kecil yang penuh luka dan berbau amis sehingga tidak diterima masyarakat dan akhirnya ditolong janda tua ini sudah berlalu.

Dermaga Rawa Pening

Perahu Nelayan yang masih Berlabuh di dermaga

DSC_8317ee DSC_8317e DSC_8282e DSC_8300e DSC_8277e CSC_8571e _DSC8237e DSC_8279e DSC_8294e DSC_8296e DSC_8252e DSC_8537e DSC_8522e  DSC_8552e DSC_8361e DSC_8384e DSC_8388e DSC_8391e DSC_8432e DSC_8486e DSC_8459e DSC_8448e